Jumat, 31 Oktober 2025

SHOLAT BAHAGIA (PART 2)

SHOLAT

        Kita mengakui bahwa sholat kita belum mendatangkan ketenangan, kebahagiaan dan kenikmatan. Mengapa demikian ? Karna kita masih belum mampu merubah sholat kita yang belum khusyuk menjadi sholat yang khusyuk.
        Rasulullah SAW selalu mencari ketenangan, ketentraman dan kebahagiaan melalui sholat. Pada waktu sholat itulah beliau merasakan kenikmatan, ketenangan dan kebahagian. Suatu hari, ketika waktu sholat tiba, Nabi SAW berkata kepada Bilal, "Bilal sahabatku! Gembira kan dan bahagiakan kami dengan sholat" ( HR. Abu Dawud dan Al Thabrani).
        Untuk menggapai sholat yang khusyuk yang mendatangkan الفلاح (kebahagiaan), maka perlu adanya persiapan yang matang sebelum menjalankan sholat diantaranya adalah berwudhu dengan sempurna.


Pertanyaannya : Gimanakah berwudlu dengan sempurna itu ? (bersambung part3)


Kamis, 30 Oktober 2025

SHOLAT BAHAGIA (part 1)

 

SHOLAT

           Dalam beberapa penelitian, jumlah orang yang kurang bahagia atau istilah lain stres atau menderita tidak berkurang meskipun kesejahteraan lahiriah meningkat. Ada saja yang mengganggu seseorang sehingga stres atau menderitanya, misalnya Pikiran seseorang yang  terus terganggu akan masalah anak, istri, bisnis, karir dll sehingga membuat stres dan merasa menderita.
         Allah berfirman, "Sungguh beruntung (berbahagia) orang yang beriman, (yaitu) orang- orang yang khusyuk dalam sholatnya" (QS. Al Mukminun (23): 1-2). Secara eksplisit, ayat ini bisa difahami bahwa kebahagiaan, kedamaian, ketentraman dan ketenangan hanya digapai oleh orang- orang yang beriman yang ditandai dengan kekhusyukan dalam sholatnya.
        Pesholat khusyuk dijamin hidup bahagia, karena menghadapi semua cuaca kehidupan dengan keimanan, kepasrahan dan penuh keriangan (ridha) atas semua takdir Allah swt.


Pertanyaannya : Bagaimana cara SHOLAT yang menghasilkan kebahagian itu ??? (bersambung)